Monitor Ekspres
Berita umum Daerah Lampung Politik

Kadis Kesehatan Metro Bantah Surat Edaran Penambahan Jam Kerja Puskesmas

METRO – Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti menyangkal mengeluarkan surat edaran tentang penambahan jam kerja puskesmas se-Kota Metro. Secara tegas, ia menyatakan surat yang ditandatanganinya tersebut tidak ditujukan kepada UPT Puskesmas melainkan khusus untuk PNS dan tenaga kontrak di Dinas Kesehatan.

“Setau saya, edaran itu untuk PNS dan tenaga Kontrak di Dinas saja, bukan untuk Puskesmas. Kan.. Puskes sudah 6 hari kerja,” kata Erla kepada awak media, Sabtu (07/03/2020).

Menurutnya, imbauan jam kerja tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negri Sipil (PNS), Dan Peraturan Walikota Metro (Perwali) nomor 39 tahun 2014 tentang perubahan atas Walikota Metro nomor 11 tahun 2014 tentang pedoman pengangkatan dan pemberhentian tenaga kontrak dilingkungan pemerntah Kota Metro.

“Jadi sekali lagi.., itu hanya salah faham. Nanti kita evaluasi lagi,” tandasnya.

Diberitahukan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro telah menerbitkan surat edaran nomor : 980/SE/D-02/01/2020 tentang disiplin kerja PNS dan tenaga kontrak di lingungan Dinas Kesehatan. Surat tersebut diterbitkan, Kamis 5 Maret 2020.

Surat edaran kepala dinas kesehatan Kota Metro, 5 Maret 2020

Dengan isi : Di beritahkan kepada seluruh PNS dan tenaga kontrak di lingkungan Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kota Metro berkewajiban untuk:

1. Masuk Kerja dan mentaati ketentuan jam kerja.
2. Menggunakan atribut kelengkapan seragam kerja sesuai peraturan.
3. Melakukan fingerprint sesuai ketentuan jam masuk dan jam pulang kerja (Khusus bagi PNS) jam 07.30 – 16.00 WIB.
4. Seluruh PNS dan tenaga Kontrak wajib mengikuti apel pagi (07.30 WIB) dan apel sore (16.00).
5. Bila tidak masuk kerja harus :
– membuat surat izin/pemberitahuan tertulis kepada Pimpinan Unit Kerja, menyerahkan surat keterangan sakit dari dokter, menyerahkan surat cuti bagi yang mengurus cuti tahunan dll.

Catatan : Izin PNS mengurangi cuti tahunan PNS, surat izin, surat keterangan sakit, surat cuti dan spt di serahkan ke Subag Kepegawaian, Umum, dan Hukum. Kemudian untuk PNS yang dinas luar menyerahkan SPT.

Editor : Dwi
Publish : Redaksi

Related posts

Wujud Kepedulian Terhadap Para Pejuang, Srikandi Dermawan Kunjungi Anggota Veteran

admin

Pelaku Curas Asal Tumijajar Tubaba Sempat Dihajar Massa sebelum Diamankan Polisi

admin

MoU Dengan Kejari Tubaba, M.Firsada Sampaikan Empat Poin Penanganan dan Pemberantasan Korupsi

admin