Monitor Ekspres
Berita umum Daerah Pilihan Redaksi Tulang Bawang

Semenjak 2018- 2020 Pemkab Tulang Bawang Terus Realisasikan 25 Program Unggulan Pro Rakyat

TULANG BAWANG- Sejak Tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang hingga Tahun 2020 ini terus merealisasikan 25 program unggulan pro rakyat, di antaranya dengan memberikan anggaran dana sebesar Setengah Miliar per setiap Kampung yang ada di Kabupaten Tulang Bawang.

Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung / Kelurahan (PMK) Drs. Yen Dahren M.AP, yang mengatakan bahwa jika ditotal dari jumlah total anggaran yang direalisasikan untuk Kampung di Tulangbawang, maka rata-rata per Kampung akan mendapatkan kurang lebih sebesar Rp.527.793.878.

Dia menjelaskan, bahwa total pagu ADK TA. 2019 adalah sebesar Rp.68.765.700.000, – yang diperuntukan antara lain untuk tahap tetap Kepala Kampung dan Perangkat Kampung dan tunjangan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), dan insentif Rukun Tetangga sebesar Rp.48.185.700.000, sedangkan untuk non siltap sebesar Rp.140.000 .000 per-Kampung.

Selain dana tersebut, juga Kampung mendapatkan alokasi bantuan khusus Kabupaten, yaitu usaha ekonomi produktif (uep) sebesar Rp.60.000.000 per-kampung, yang diberikan kepada 3 kelompok, yaitu kelompok muslimah, kelompok karang taruna dan wanita yang ada di Kampung masing-masing -masing, “jelas Kadis PMK Drs. Yen Dahren M.AP.

Adapun sejak awal dan pada Tahun 2019, lanjutnya menerangkan, bahwa tahapan tahapan tetap untuk Kepala Kampung yang di Tahun 2018 sebesar Rp.1.850.000, menjadi Rp.2.000.000, lalu Sekdes Rp.1.295.000, menjadi Rp.1.400. 000, dan Kaur / Kasi sebesar Rp. 925.000 menjadi 1.000.000.

“Sehingga realisasi 25 program dengan mempersembahkan anggaran dana sebesar Setengah Miliar per setiap Kampung ini telah direalisasikan, dengan harapan pembangunan dan kesejahteraan di Kampung dapat benar-benar semakin dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Kemudian, total pagu ADK TA. 2020 adalah sebesar Rp. 60.552.806.916, – yang diperuntukan antara lain: tahap tetap Kepala Kampung dan perangkat kampung, tunjangan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), dan insentif Rukun Tetangga sebesar Rp. 57.139.662.720, – sedangkan untuk non siltap sebesar Rp. 23.218.668 / per-Kampung.

Selain dana tersebut, Kampung juga mendapatkan alokasi bantuan khusus Kabupaten yaitu usaha ekonomi produktif (uep) sebesar rp.60.000.000 / per-kampung yang diberikan kepada 3 kelompok yaitu: kelompok muslimah, kelompok karang taruna, dan kelompok wanita yang ada di Kampung masing-masing -masing.

Sementara, pada Tahun 2020 ini, tahap tetap untuk Kepala Kampung naik menjadi sebesar Rp. 2.426.640, – dan Sekdes sebesar Rp. 2.224.420, – serta Kaur / Kasi menjadi sebesar Rp. 2.022.200, -.

Bahwa untuk Tahun 2020, khusus non siltap sebesar Rp.23.218.668, -mengalami penurunan, karena dana dari Pemerintah Ditambahkan Pusat terjadi refocusing, sehingga berdampak pada penganggaran pada non siltapnya yang menjadi sebesar Rp. 23. 218.668, – rencana awal sebesar Rp. 92.222.369, – per-Kampung.

“Dan semuanya itu Pemkab Tulang Bawang sudah mengalokasikan ADK sesuai amanat UU DESA Tahun 2014 Tentang DESA,” tandas Kepala Dinas PMK Drs. Yen Dahren M.AP.

Sumber :Media Center Tuba

Related posts

Peduli Masyarakat, Polres Lampung Utara Bagikan Sembako Tahap ke Empat

admin

Polisi Ungkap 2 Kasus Pencurian Di Sukadana

admin

Hari Ulang Tahun TNI Ke- 77, Polres Lampung Utara Berikan Kejutan

admin