Monitor Ekspres
Bandar Lampung Berita umum Hukum

Kubu Dasikun Tidak di Perbolehkan Mengunakan Logo PSHT

Bandar Lampung : monitorekspres.com Organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Provinsi Lampung yang di pimpin oleh Dasikun sebelumnya telah melaporkan PSHT Provinsi Lampung pimpinan Supeno ke Polda Lampung dengan tuduhan melanggar Merk dan Nama organisasi pencak silat tersebut, Selasa 23/02/2021.

“Mereka telah melaporkan kami ke Polda dengan tuduhan kami melanggar pasal 100 UU NIG Merk dan Indikasi Geografis No 20 tahun 2016” kata Eko, bendahara PSHT Provinsi Lampung.

Kemudian PSHT pimpinan Supeno melakukan keberatan dengan laporan tersebut, dikarenakan mereka tidak merasa menggunakan Merk PSHT pimpinan Dasikun. Sementara itu, Logo Merk dan Nama organisasi pencak silat itu saat ini milik PSHT Provinsi Lampung yang di pimpin oleh Supeno.

“Namun gugatan di Niaga mereka kalah, kemudian di Kasasi mereka juga kalah jadi kita yang punya merk PSHT itu,” lanjut Eko.

Dengan adanya gugatan tersebut, Surat Keterangan Terdaftar Organisasi pencak silat pimpinan Dasikun telah digugat oleh PSHT pimpinan Supeno ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha. “Alhamdulillah kasasi kami menang, dan akhirnya PSHT yang di pimpin oleh pak Taufik (pimpinan pusat, red) tidak memiliki badan hukum,” ujarnya.

Masih kata Eko, oleh karena itu kami meminta kepada Kesbangpol di Provinsi Lampung untuk membatalkan atau untuk mencabut badan hukum PSHT pimpinan pak Taufik yang selama ini digunakan untuk mendiskreditkan kami di daerah-daerah dengan mengatakan kita ini bukan PSHT yang sah,” cetus bendahara PSHT Provinsi Lampung ini.

Dengan terbitnya putusan Mahkamah Agung pada hari ini Kesbangpol harus mencabut surat tanda keterangan terdaftar yang diberikan pada PSHT pimpinan Dasikun.

Menurut hukum dan Kasasi, PSHT Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Dasikun tidak bisa pakai nama PSHT. “Kalau mereka masih pakai logo PSHT tentu kami gugat ke pengadilan oleh karena itu sebelum kita gugat harapannya mereka bisa mengganti nama dan logo,” tegasnya.

Dengan terbitnya dua Kasasi Mahkamah Agung, PSHT Provinsi Lampung yang di pimpin oleh Supeno berharap PSHT yang ada di Provinsi Lampung dapat bersatu kembali. “Kami meminta seluruh warga persaudaraan setia hati Terate yang ada di Lampung agar bersatu kembali di bawah pimpinan pak Supeno,” harapnya. (Red)

Related posts

Firdaus Ketua Umum SMSI Pusat Acungi Jempol Kekompakan SMSI Tubaba

admin

Menyoal Kandang Ayam di Rumbia, PLN UID Lampung Angkat Bicara

admin

SMA Kartikatama Kota Metro Luluskan 69 Tahfiz Al-Qur’an

admin