Monitor Ekspres
Berita umum Pilihan Redaksi Tulang Bawang Barat

Rusli Penderita stroke dan Diabetes Menanti Uluran Tangan Pemkab Tubaba

PANARAGAN – monitorekspres.com : Sudah jatuh tertimpa tangga! Mungkin itulah nasib yang dirasakan oleh Rusli Ahmad (65), warga kelurahan Dayamurni RT 01 RW 01, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sebab, Rusli yang sejak lima tahun terakhir harus berjuang melawan rasa sakit stroke ringan dan diabetes, dia juga mesti rela ditinggal pergi istri yang meninggal dunia karena penyakit yang sama.

Ya, siapa sangka, sang istri yang sudah belasan tahun mendampingi Rusli Ahmad, kini pun pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya, saat Rusli terkena stroke dan diabetes juga. .

Namun begitu, hidup Rusli tak sendiri. Ia masih dikarunia 2 anak yang sangat setia merawat sang ayah. Sejak beberapa tahun silam itu pula, dua anak Rusli dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. Dia adalah Herna yang berstatus janda anak satu dan Hendri sudah menikah, kedua anak Rusli ini yang selama ini merawat hingga menafkahi sang ayah Walaupun dalam keterbatasan ekonomi.

Meski begitu, kedua anak Rusli mengaku tak sedih, apalagi kecewa dengan nasib pahit yang dialaminya tersebut. Berkat semangat dan doa sang ayah, ia terus berjuang untuk mencari uang. “Alhamdulillah, kami masih bisa membantu walaupun tidak seberapa, kalau ada rizki berobat, kami sisihkan, yang penting masih cukup untuk beli beras dan makan,” sebutnya.

Anak sulung Rusli, Herna mengaku sejak ayahnya sakit, belum pernah mendapatkan bantuan apapun, termasuk bantuan dari pemerintah. Herna tidak membantah, dulunya sang ayah berkecukupan, Kini, rumah dan sebagainya sudah habis terjual untuk pengobatan orang tua kami, bahkan sampai ibu kami meninggal belum sempat ada bantuan dari pemerintah.

“belum bang,seperti bantuan PKH, Mantra, atau bantuan yg lain belum pernah” ungkapnya.
Status Erna sendiri ” saya janda bang punya anak satu” ungkap Herna dengan berkaca-berkaca

Meski begitu, ia sangat berharap ada pihak dan dermawan bisa membantu dan meringankan bebannya untuk kesembuhan sang ayah, sehingga bisa normal layaknya orang lain. “Saya menginginkan ayah sembuh kembali, bagaimana pun cara siap saya lakukan,” ucapnya penuh semangat.

Di sisi lain, Rusli dengan berurai air mata kepada awak media mengungkapkan kesedihannya. Apalagi dengan kondisi kini, tidak bisa kerja dan menafkahi anaknya tersebut. Ia mengungkapkan, ” saya sudah 7 tahun pak kena stroke ditambah lagi dengan diabetes”
“Kalau memang ada bantuan dari pemerintah mohon saya di bantu pak” pungkasnya. (Sayuti/Red)

Related posts

Setelah Sempat Ditutup Perusahaan Cimory Kota Metro Kembali Beroperasi

admin

Kapolres Metro Jakarta Utara Berikan Bantuan Kepada Orang Kurang Mampu.

admin

Polri Sampaikan Kriteria Perkumpulan Massa Yang Dapat di Bubarkan Untuk Cegah Covid-19

admin