Monitor Ekspres
Daerah Hukum Tulang Bawang Barat

Setubuhi Anak Dibawah Umur, Pria Asal Muara Sungkai Diamankan Sat Reskrim Polres Tubaba

PANARAGAN (MomitorEkspres.com) ~ Pelaku berinisial AD (15), warga Desa Negeri Ratu Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara,diamankan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, diduga telah melakukan persetubuhan anak di bawah umur, dan korbannya YL(14) yang berasal dari Tubaba.

Pelaku kami tangkap pada Hari Senin Tanggal 3 Oktober  2022 sekira Pukul 14.00 wib , dimana unit PPA Polres Tulang Bawang Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi AD , kemudian saksi mengakui perbuatannya telah menyetubuhi YL (korban) sebanyak 2 kali dengan bujuk rayu dan akan menikahi apabila hamil sehingga korban mau di setubuhi ,kemudian unit PPA melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka lalu melakukan penangkapan terhadap anak pelaku AD selanjutnya dilakukan pemeriksaan ,” kata Kasat Reskrim IPTU Dailami, yang mewakili Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, Selasa (04/09/2022).

Ia mengatakan penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari keluarga korban, Hadiyono ,alamat Gunung Batin Baru rt / rw 02 / 01 kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. Senin (22/2/22).

Dalam hal ini, kata dia, keluarga korban melaporkan kasus dugaan persetubuhan tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polres Tulang Bawang Barat, setelah mengetahui keluarganya telah diperkosa oleh terduga AD.

Lebih lanjut mengenai kronologi kejadian, Kasatreskrim IPTU Dailami menjelaskan Pada Hari minggu tanggal 20 februari 2022 sekira jam 14.00 wib korban bersama rekan rekannya menonton jaranan ( kuda lumping ) karena kemalaman pulang korban dan rekannya di ajak 2 anak lelaki yang merupakan pasangan mereka untuk mencari kost-kostsan, kemudian mereka menginap dikost kost tersebut yg beralamat di daya asri Kec tumijajar Kab Tulang Bawang Barat , malamnya mereka melakukan persetubuhan didalam kamar kost tersebut dan keesokan harinya korban di temukan oleh orangtua dan membawanya kekantor polisi untuk membuat laporan polisi akibat persetubuhan yg dialami oleh anak-anak mereka. “Ungkap Kasat.

Terkait dengan kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur tersebut, Kasatreskrim mengatakan pelaku dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 jo. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.(**).

Editor : Sayuti
Reporter : Yudhistira

Related posts

Rumah Salah Warga di Tiyuh Gunung Menanti Tubaba di Lalap si Jago Merah

admin

CATATAN KECIL DISKOMINFO TUBABA

admin

Tim Gabungan Polda Metro Jaya Tembak Mati Dua Perampok.

admin