Monitor Ekspres
Daerah Hukum Tulang Bawang Barat

Cekcok di Group What’sApp, Dua Pemuda Asal Mulya Kencana Tubaba Duel di Pinggir Jalan

PANARAGAN (MonitorEkspres.com) – Dua remaja warga Tiyuh (Desa) Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) malah berkelahi (Duel) pada Minggu, 26 Maret, 2023 malam, sekitar pukul 21:00 WIB ba’da sholat tarawih. Sangat disayangkan dua remaja ini bukannya sibuk untuk belajar, apalagi masih dalam bulan Ramadhan, tatapi mereka malah mencontohkan perbuatan yang tidak terpuji.

Mereka iyalah masing-masing berinisial FR, remaja yang masih duduk di bangku kelas IX SMP, sementara lawannya GG duduk di bangku kelas VIII SMP. Diketahui kediaman mereka saling berdekatan di Tiyuh setempat, Senin (27/3/2023).

Menurut informasi yang dihimpun awak media, kedua remaja tanggung yang melakukan duel itu bermula cekcok di group WhatsApp hingga saling tantang dan bertemu di pinggir jalan tidak jauh dari kediaman masing-masing.

Setelah keduanya bertemu, disana mereka langsung saling baku hantam. Mirisnya lagi, sebelum dipisah warga setempat, perkelahian mereka rupanya disaksikan oleh teman-temannya.

Menurut FR, tragedi baku hantam yang dialaminya bermula saat dia menyebar foto wajah GG di group WhatsApp, dan saat itu GG tersulut emosi sehingga menantang dirinya untuk berkelahi.

Awalnya sayakan ngirim foto dia di group, lalu dia tidak terima dan menantang saya ngajak bertemu. Ketika saya temuin di jalan, GG langsung nyerang saya menggunakan pecahan beling gelas,” ujar FR.

Akibat aksi duel bak jagoan itu, FR langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pengobatan medis lantaran mengalami 7 luka sayat benda tajam disekujur tubuhnya. Sementara lawan tarungnya GG kini telah diamankan petugas kepolisian Polres setempat.

Ketika mengetahui FR penuh darah atas luka itu, Santoso, orang tua korban sontak terkejut. Dia mengatakan saat kejadian dirinya tengah berada di rumah.

Saat itu saya lagi di rumah, tiba-tiba anak saya pulang penuh luka begini saya langsung peluk dia sembari menangis dan akhirnya saya bawa kesini (klinik). Tadi keluarga mereka (GG) sudah menghubungi, katanya minta diselesaikan secara kekeluargaan aja,” tandasnya.

Editor : Sayuti
Reporter : Yudhistira

Related posts

Sambut Hari Bhayangkara ke 76, PPBI Tubaba Gelar Kontes Bonsai

admin

SDN 4 Gapura Dan Puskesmas ll Kotabumi Ilir Kembali Lakukan Vaksinasi Lanjutan

admin

Budi Utomo Terima Kunjungan Tim Satgasus Dana PEN

admin