Monitor Ekspres
Berita umum Daerah Lampung Metro Pilihan Redaksi

Pemkot Metro Berkomitmen Wujudkan Kota Sehat

KOTA METROMonitorekspres.com. Pemerintah Kota Metro berkomitmen dan konsisten mewujudkan Kota Sehat. Hal tersebut nampak dengan diselenggarakan rapat pertemuan dalam rangka persiapan penilaian verifikasi Kota Sehat kota Metro tahun 2023.

Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman yang juga Ketua FKS Metro, Ia menuturkan rapat koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka persiapan penilaian verifikasi Kota Sehat.

“Sebagai bentuk komitmen dan kesungguhan mewujudkan Kota Sehat dengan point tatanan dan indikator pendukung diharapkan kepada seluruh pengurus setelah dikukuhkan sebagai pengurus Forum Kota Sehat dapat berbuat yang terbaik untuk kota yang kita cintai ini,” ujar Qomaru.

Lebih lanjut, disampaikan Qomaru Zaman, ia mengungkapkan bahwa kota Metro meraih penghargaan dan predikat peringkat kedua sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Alhamdulillah, kita bersyukur bersama Kota Metro di tahun 2023 telah menyandang predikat juara kedua Kawasan Tanpa Rokok (KTR) setelah Kota Bandung. Ini dibuktikan dari kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Kita juga harus bekerja secara sporadis, cepat dalam mempersiapkan penilaian dengan waktu yang semakin singkat dan dekat,” ucap Qomaru.

Rapat koordinasi FKS Kota Metro tersebut dalam rangka persiapan penilaian verifikasi Kota Sehat diisi dengan diskusi bersama Bappeda dengan OPD se-Kota Metro dan Forum Kota Sehat.

Sementara itu, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo ditempat yang sama mengungkapkan replika sebuah Kota sehat diwujudkan dari tatanan yang tercakup dalam penilaian dan beberapa indikator pendukung.

“Kepada OPD untuk lebih mendukung dalam mewujudkan Kota Sehat disuport dengan dokumen dalam rangka persiapan yang akan disampaikan pada tim penilai dengan waktu yang sangat singkat dan pendek ini hanya dalam empat hari dan pengurus Forum Kota Sehat lebih intensif mempersiapkan kunjungan tim penilai dalam rangka mewujudkan Kota Sehat, apalagi Kota Metro telah meraih predikat kedua Kawasan Tanpa Rokok (KTR),” kata Sekda.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Metro, Anang Risgiyanto, dalam hal ini menegaskan Kota sehat ini diselenggarakan esensi sebuah komitmen semua pihak dalam mewujudkan Kota Sehat.

“Komitmen kita bersama dengan sharing untuk bulan april ini apa yang harus dipersiapkan dalam penilaian verifikasi kota sehat,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Anang, Ia menjelaskan bahwa Wali Kota Metro sangat komitmen dalam mewujudkan Kota Metro Kota Sehat. “Wali Kota Metro sangat berkompeten dalam penyelenggaraan dan mewujudkan Kota Metro Kota sehat hal ini menjadi sebuah performance menyangkut substansial kemampuan dan kapasitas para stakeholder dalam mempersiapkan penilaian verifikasi Kota Sehat,” terang Anang.

Pemberdayaan masyarakat, Anang mengungkapkan, yaitu tumbuhnya kelompok yang peduli lingkungan, ekonomi dan semua sektor.

“Instrumen penyusunan dalam beberapa indikator yang akan kita sampaikan dari semua elemen, seperti pemberdayaan masyarakat dengan tumbuhnya kelompok yang peduli terhadap lingkungan bersih, sosial yang sehat, serta melakukan pembinaan kapasitas masyarakat menjadi fungsi dari forum kota sehat kota Metro dalam pemberdayaan masyarakat,” paparnya.

Selain itu, Anang Risgiyanto juga menuturkan sejauh mana keikutsertaan sektor swasta dapat mendukung dan mewujudkan kota Metro kota sehat. “Dalam rangka mewujudkan Kota Metro Kota sehat diperlukan juga sejauh mana keikutsertaan sektor swasta menjadi satu indikator kebijakan pendukung,” ucapnya.

Masih disampaikan Anang, bahwasanya konsentrasinya dalam mewujudkan tatanan dan indikator pendukung sebagai wujud kota sehat. “Bukan hanya penghargaan yang akan kita raih, namun 9 tatanan 51 indikator pokok dan 99 indikator pendukung yang terkonsentrasi dalam penilaian terwujud kota Metro Kota sehat,” ujar Anang.

Diakhir penyampaiannya, Anang menjelaskan Tim penilai FKS yang akan berkunjung ke Kabupaten/Kota ada beberapa jenjang tahapan penilaian. “Kota Metro sudah STBM dan masuk kategori dalam verifikasi kota Metro, dan kita harus mencapai nilai 90, apabila sudah 91 kita bisa mencapai kategori dan layak dalam verifikasi kota sehat. Kemudian kita akan mendengar paparan dari OPD untuk mempersiapkan penilaian verifikasi Kota Sehat,” terang Anang.

Selain sembilan tatanan, Anang berujar, Indikator pokok dan indikator pendukung dapat dipersiapkan dalam penilaian faktual. “Persiapan-persiapan dalam menyiapkan penilaian faktual kota sehat dan selanjutnya disiapkan juga tatanan di tingkat kecamatan dan kelurahan harus berjalan, akan dilaksanakan asistensi dan juga bentuk beberapa kelompok, ada beberapa hal tentang penyelenggaraan kota sehat, sesungguhnya kita mengalami progres yang baik dan angkanya setiap tahun meningkat sangat kompetitif,”terangnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Eko Hendro Saputra mengucapkan terimakasih kepada semua pengurus FKS Metro.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah berkenan hadir pada kesempatan rapat pertemuan persiapan penilaian verifikasi Kota Sehat. Adapun, forum Kota sehat merupakan mitra pemerintah dalam mewujudkan konsep sebuah kota sehat sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro yaitu mewujudkan Kota Berpendidikan Sehat Sejahtera dan Berbudaya,” pungkasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Metro (Ketua FKS) Qomaru Zaman, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Kepala Bappeda Kota Metro Anang Risgiyanto, Asisten I Setda Pemkot Metro, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD se-Kota Metro, Forum Kota Sehat (FKS) Metro. (Arwan Syah)

Related posts

Rumah Hancur Terkena Longsor, Warga Baduy Berharap Bantuan Donasi

admin

DPPKB Lampura Serahkan Bantuan Dana Operasional Kepada Kader PPKBD di 23 Kecamatan

admin

Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Menerima Kunjungan Kerja Pimpinan DPRD Serang dan Pimpinan DPRD Tangerang

admin