Monitor Ekspres
Berita umum Daerah Pesawaran

Dugaan Ada Pemalsuan Tandatangan Dalam Pembagian BLT DD Desa Kubu Batu, Way Khilau Pesawaran

PESAWARAN (MonitorEkspres.com) – Terbongkarnya dugaan pemalsuan tanda tangan dalam pembagian bantuan Langsung Tunai (BLT) DD Desa Kubu Batu Kecamatan Waykhilau Kabupaten Pesawaran berawal dari beberapa warga masyarakat Kubu Batu saat ditemui oleh awak media di kantor Inspektorat kabupaten Pesawaran, ada sekitar 20 warga masyarakat yang hadir Di Ruangan investigasi inspektorat Gedong Tataan Pesawaran, Jum,at.(22-09-2023).

Dugaan pemalsuan tandatangan dalam pembagian BLT DD desa Kubu Batu, dimana saat media menjumpai masyarakat yang memenuhi panggilan inspektorat pada hari ini Jum,at jam 10;30 tanggal 22 -09-2023. Salah satu masyarakat yang bernama Nandar saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan kalau dirinya namanya tercantum dalam SPJ pembagian dana BLT DD namun dirinya merasa tidak menerima uang bahkan dirinya pun mengatakan kalau dirinya tidak merasa tanda tangan dan dirinya pun punya pemikiran kalau tanda tangannya pun diduga ada salah satu ada oknum yang memalsukan.

Sementara.zainudin salah satu warga Kubu Batu pun mengatakan kalau namanya memang tidak ada didaftar tapi orang tua saya namanya ada sebagai penerima bantuan BLT DD. “Tapi orang tua saya tidak menerima uang tersebut bahkan diduga tanda tangan orang tua saya pun dipalsukan,” jelas Zainuddin.

Dilain sisi saat di konfirmasi salah satu warga yang bernama Siswanto.dia menyampai kan ke beberapa awak media.
“Pelaporan kami itu masih dalam proses dan penjajakan oleh tim Inspektorat Pesawaran. Harapan dari masyarakat Kubu Batu kami minta keadilan itu di tegakkan lurus dan seadil-adil nya, karena kami melapor ke inspektorat sudah 4 kali, bentuk pelaporan kami yang terdiri dari, ketahan pangan, manipulasi data untuk aparatur desa, dan banyaknya pemalsuan tandatangan,” Jelasnya.

Dilanjutkan oleh Darul Qutni menjelaskan bahwa inspektorat pernah turun kelapangan Ke desa Kubu Batu yang seharusnya di panggil oleh tim inspektorat itu adalah penerima bantuan BLT DD, sedangkan yang dipanggil oleh tim inspektorat pada saat itu bukan penerima BLT, disitu ada kejanggalan ada apa yang sebenernya Desa kubu Batu kecamatan way Rilau dan Inspektorat Pesawaran.

“Mengenai pelaporan kami, kami beranggapan baik terhadap inspektorat dan Kejari, karena sarana ini sudah masuk hak dari inspektorat dan hak Kejari, bila mana tidak ada penyelesaian akan kami bawa lagi keranah ranah Lain.

Sarana ini tidak ada kaitan nya dalam kepentingan Pribadi atau muatan yang lain atau ketidaksukaan kepada kepala Desa, saya baik terhadap aparatur desa dan Kepala Desa,” tegas Darul menjelaskan

Ruspawati selaku ketua tim inspektorat Pesawaran menerangkan bentuk pelaporan masyarakat Kubu Batu Kecamatan Way Rilau, itu pelaporannya ada warga tidak menerima BLT sedangkan warga itu namanya tercantum untuk menerima BLT tersebut.
“Ada juga pelaporan dari warga Kubu Batu bahwa ada dugaan pemalsuan tandatangan, ada 4 pelaporan Masyarakat terkait BLT, terkait perangkat desa, pengelolaan ketahanan pangan usaha bebek bertelur yang dianggap tidak sesuai aturan.” tutup Ruspawati selaku ketua tim investigasi.

Editor : Sayuti
Reporter : Tejo

Related posts

Pemuda Asal Menggala Terjerat Razia di Tulangbawang Barat, Ternyata Bawa Shabu

admin

Kapolres Tubaba Pimpin Apel Aman Nusa Untuk Laksanakan Vaksin Keliling

admin

Asisten I Tubaba Bayana Pimpin Rakor Persiapan Penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat

admin