Monitor Ekspres
Headline Metro

Dugaan Skandal Aset Rp100 Miliar di Kota Metro Meledak!!!! Desakan Usut Tuntas Menggema

Metro//Monitor ekspres.com —Ramainya di Jagat media sosial di Kota Metro mendadak memanas. Sebuah postingan keras dari akun Facebook milik Lek Darsono memantik gelombang reaksi publik terkait dugaan pengelolaan aset daerah seluas 12 hektare di kawasan Perum Korpri yang ditaksir bernilai hingga ratusan miliar rupiah.

Dalam unggahannya, Lek Darsono secara tegas menyoroti dugaan praktik “revolving” aset yang dinilai tidak transparan. Ia bahkan menyentil adanya indikasi pelanggaran terhadap aturan Undang-Undang Aset, dengan kalimat tajam: “UU Aset ditabrak… Desainernya belum pensiun… sekarang Rp-nya di mana?”.

Pernyataan itu langsung menyulut respons luas. Kolom komentar dipenuhi beragam suara dari kritik pedas hingga tuntutan tegas agar persoalan ini dibuka seterang-terangnya.

Mantan Ketua DPRD Lampung Tengah, Cak No, turut angkat bicara dengan nada sinis. Ia menyebut persoalan di Metro seolah tak pernah tuntas, bahkan untuk urusan mendasar seperti tenaga honorer. “Kasus tenaga honorer saja nggak beres-beres,” sindirnya.

Netizen lain, Ali Shadikin, mendorong agar pengusutan tak setengah-setengah. Ia meminta agar proyek lain seperti rehabilitasi Masjid Taqwa dan rumah dinas wali kota juga ikut dibongkar demi transparansi. Sementara Dharma Yadi secara lantang menyerukan langkah politik: interpelasi hingga angket DPRD demi membela masyarakat.

Komentar lebih keras datang dari Muhammad Amiruddin yang menyuarakan kekecewaan publik secara blak-blakan: “Negara ini bukan kekurangan uang, tapi kelebihan maling (koruptor).” Ungkapan tersebut mencerminkan tingginya tingkat kecurigaan masyarakat terhadap dugaan penyimpangan.

Namun, tak semua komentar bernada menyerang. Beberapa netizen memilih bersikap hati-hati, bahkan skeptis. Ada yang menyebut kasus ini sudah terlalu lama dan berpotensi “lapuk dimakan waktu”, dengan pergantian rezim yang justru saling menutup-nutupi.

Meski begitu, satu benang merah tak terbantahkan: publik menuntut kejelasan. Dugaan hilangnya nilai aset hingga ratusan miliar rupiah bukan perkara kecil. Desakan agar aparat penegak hukum turun tangan pun semakin menguat.

Kini, bola panas ada di tangan para pemangku kebijakan dan penegak hukum. Akankah dugaan ini diusut tuntas, atau kembali tenggelam seperti kasus-kasus sebelumnya? Warga Metro menunggu dengan mata tajam dan suara yang kian lantang.(Red)

Related posts

Walikota Metro Menekankan Agar Para ASN Menghindari Tindak Pidana Korupsi

admin

DPC PPWI Kota Metro Serahkan Penghargaan Kepada Walikota Metro

admin

Ancam Sebarkan Video Asusila Dan Pukuli Kekasihnya, Remaja Ini Di Amankan Ke Polres Metro

admin