Monitor Ekspres
Headline Metro

Pendekar Banten Metro Desak Kejagung Bongkar Dugaan Mafia APBD 2024-2026

Metro//Monitor ekspres.com – Rakyat sudah cukup sabar. Pendekar Banten sudah cukup diam.Hari ini, 6 Mei 2026, Pendekar Banten Kota Metro menyatakan sikap: Kami memilih berdiri bersama rakyat, bukan bersekongkol dengan pengkhianat amanah.

Pada 6 Mei 2026, Surat Laporan & Permohonan Audit Investigatif.Jaksa Agung RI. Isinya satu: Mendesak pembongkaran total atas dugaan skandal konflik kepentingan dan penyimpangan APBD Kota Metro TA 2024-2026.

H. Tb. Ismail S, S.H., Ketua Umum Pendekar Banten Kota Metro, bersumpah di depan marwah jawara:

“Darah jawara mengalir di tubuh kami. Guru kami mengajarkan: “Tunduklah pada hukum, tapi jangan pernah tunduk pada kezaliman,
Kami dapat laporan dari akar rumput: ada program APBD diduga kuat jadi proyek pesanan. Ada perencanaan diduga disusun untuk perut segelintir orang, bukan untuk perut rakyat.

Kami tegaskan: Ini bukan tuduhan, ini permintaan audit. Kami hormati asas praduga tak bersalah. Tapi ingat, diamnya jawara adalah kutukan bagi negeri.
– Kepada Kejagung RI: Kami tantang Anda buktikan bahwa hukum tidak tumpul ke atas. Bongkar. Seret. Adili. Jangan ada yang kebal hukum di Bumi Sai Wawai ini.
– Kepada oknum: Taubatlah. Tuhan tidak tidur. Rakyat tidak buta. Dan Pendekar Banten tidak akan pernah tidur menjaga marwah Metro.

3 ALASAN PENDEKAR BANTEN MURKA:
1. Dugaan APBD jadi ‘Warisan Keluarga Indikasi program disusun untuk menguntungkan kroni, bukan UMKM dan rakyat kecil;
2. Dugaan Proyek Siluman: Indikasi perencanaan anggaran cacat musyawarah, melabrak aturan, dan menabrak rasa keadilan;
3. Jerit Rakyat Tak Didengar, Aspirasi masyarakat soal jalan rusak, UMKM sekarat diduga dikalahkan oleh kepentingan ‘proyek basah’.

PAYUNG HUKUM KAMI SUCI:
1. UU Tipikor 31/1999 jo. 20/2001: Korupsi adalah musuh negara;
2. PP 43/2018: Negara memberi mandat kepada kami untuk melapor & mengawal;
3. Sumpah Pendekar Banten

SURAT TEMBUSAN KAMI KIRIM KE 7 ISTANA KEKUASAAN:
Presiden RI, Menkumham, Ketua KPK, Kajati Lampung, Kajari Metro, Walikota Metro, Ketua DPRD Metro. Biar langit Metro jadi saksi, kami tidak bermain di belakang.

SUMPAH 3 MATRA PENDEKAR BANTEN UNTUK RAKYAT METRO:
1. MATRA HUKUM: Kami kawal proses di Kejagung sampai ada tersangka atau ada klarifikasi resmi. Tidak ada kata damai di bawah meja;
2. MATRA PERLINDUNGAN: Nyawa dan kehormatan pelapor/saksi adalah tanggung jawab kami. Sentuh mereka, berarti sentuh 10.000 jawara Metro;
3. MATRA AKSI: Jika dalam 30 hari tidak ada perkembangan signifikan, kami akan konsolidasi akbar jawara se-Lampung. Turun ke jalan dengan tertib, dengan adab, dengan sholawat. Ini hak konstitusi kami.

PESAN UNTUK PENGUASA METRO:
Jabatan itu titipan, bukan warisan. APBD itu amanah, bukan rampasan. Kalau Anda bersih, kenapa harus takut diaudit.
“Kami masih menghormati Anda. Jangan paksa kami kehilangan hormat.”

PESAN UNTUK APH:
Kami taruh kepercayaan penuh pada Anda. Tapi ingat pesan Sunan Gunung Jati: _“Ingsun titip tajug lan fakir miskin”_. Titipan itu sekarang ada di tangan Anda.

*Metro, 6 Mei 2026*
*Atas Nama Rakyat & Marwah Jawara,*
*PENDEKAR BANTEN KOTA METRO*

*H. Tb. Ismail S, S.H.*
_Ketua Umum_

Related posts

Luar Biasa!!! Walikota Metro Jamin Sebanyak 540 THL Tidak Akan di Rumahkan

admin

Paripurna DPRD Penyampaian Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2024 dan Raperda RPMJD Kota Metro 2025-2029

admin

Kirim Apresiasi, Baguna Metro Disambut Wartawan IWO

admin