KOTA METRO//Monitor ekspres.com — Kondisi penerangan jalan yang padam di sejumlah titik dan infrastruktur jalan yang rusak kembali menjadi sorotan warga Kota Metro. Dokumentasi lapangan tertanggal 28 Juni 2026 menunjukkan ruas jalan gelap tanpa penerangan yang memadai, yang dikeluhkan membahayakan pengguna jalan.
Menyikapi kondisi ini, Ketua Srikandi Pendekar Banten sekaligus Kader PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Endang Ruwaliyana, menyampaikan kritik kerasnya.
“Setelah 2 tahun, kami dari masyarakat sipil melihat masih banyak PR di lapangan. Lampu mati, jalan berlubang. Ini menyangkut keselamatan emak-emak, anak sekolah, dan seluruh warga Kota Metro. Kami mendesak agar janji-janji pembangunan segera dievaluasi dan direalisasikan,” tegas Endang Ruwaliyana.
Menurutnya, terang jalan dan jalan yang layak adalah hak dasar warga. Kritik yang disampaikan adalah bentuk partisipasi masyarakat untuk mendorong pemerintahan yang lebih responsif.
Warga berharap Pemerintah Kota Metro segera mengambil langkah konkret:
1. Perbaikan dan pengaktifan lampu penerangan jalan di seluruh titik rawan gelap.
2. Penambalan dan perbaikan jalan berlubang secara menyeluruh.
3. Membuka ruang dialog*dengan masyarakat sipil untuk mengawal realisasi program.
*#AspirasiWarga #KotaMetro #EvaluasiPembangunan #SrikandiPendekarBanten*
