Tanggamus//Monitor ekspres.com – Ratusan siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi di berbagai Kabupaten Provinsi Lampung, secara resmi mulai masuk asrama pada hari Jum’at 31 Juli 2026, langkah ini menandai dimulainya operasional gelombang tahun ajaran 2026-2027 sekolah Rakyat, berasrama gratis program pemerintah era presiden Prabowo subianto yang bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan.
Dari berbagai Kabupaten di provinsi Lampung terpantau melaksanakan prosesi masuk asrama dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru:
Kabupaten Tanggamus terdapat sebanyak tujuh belas orang siswa terdiri dari jenjang SD 1 Siswa, jenjang SMP 9 dan jenjang Menengah atas 7 siswa.
Dilokasi kegiatan Nurul hakim, S.Sos.I M,Pd, ketua tim kabupaten Tanggamus Pendamping Sosial Non Kebencanaan (PSNK) Kementerian sosial, memaparkan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027 dari kabupaten Tanggamus terdapat tujuh belas orang siswa, semua siswa berasal dari Tanggamus, merupakan hasil Penjangkauan yang dilakukan oleh rekan-rekan pendamping sosial non kebencanaan (PSNK), yang bertugas di tingkat kecamatan.
sebelum berangkat menuju asrama SR kota baru, siswa berasal dari Tanggamus secara resmi dilepas oleh Pemda kabupaten Tanggamus di kecamatan pugung tadi pagi, alhamdulillah dalam perjalanan tidak ada halang rintang hingga tiba di asrama SR kota baru, setiba nya di asrama para siswa melaksanakan proses registrasi, cek kesehatan, ramah tamah lingkungan, hingga pembagian kamar asrama, kegiatan berakhir hingga pukul 17.30,” tutup Hakim.
Bangunan permanen Sekolah Rakyat terintegrasi provinsi Lampung berada di kota baru jati agung Lampung Selatan, secara resmi beroperasi pada hari Jum’at tgl 31 juli 2026. Hadir dalam kegiatan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XXI Raden intan, Kapolda Lampung, beberapa Kepala Daerah kabupaten Kota, Kepala OPD Provinsi Lampung, peresmian operasional SR dan sekaligus open House dengan orang tua siswa. (Red)
